Kamis, 22 Januari 2015

Sinopsis KKPK

The Eccentric School
Riza, 11 thn
Air mataku sudah berlinang membasahi baju hangat yang kukenakan.  Aku duduk termenung di kursi panjang.  Tidak lama, muncul seseorang menggunakan baju pegawai menghampiriku.
“Apakah kamu Patricia?” Tanya orang tersebut.  Aku segera menghapus air mataku. “Ya.  Apakah kamu Mary?” balasku. Orang otui mengangguk.  Mary adalah salah seorang pegawai di Eccentric School.  Dia selalu bersikap baik kepada semua murid-murid.  “Aku diperintahkan Nona Poots untuk mencarimu,” katanya dengan suara lembut.
“Kenapa kamu pergi begitu saja? Apakah kamu rindu pada Isabel?” tanyanya.
“Kenapa semua orang berpikiran seperti itu? Selalu saja menebak bahwa aku sedang merindukan Isabel’” jawabku.
Hmmm … siapakah Patricia? Di manakah Eccentric School? Kenapa orang-orang selalu menghubungkan Patricia dengan Isabel?

  it' s Me
 Nadhia Muthia Wuladari
Enak, enggak, sih, mempunyai orang tua yang sama-sama seorang desainer baju? Wah, pasti enak banget! Bisa dapet baju dari rancangan desainer orang tua sendiri dan bisa mengunjungi acara fashion week yang mendunia! Sama seperti Nikki. Dia mengunjungi acara fashion week bersama Mamanya.
                Tidak hanya itu, masih banyak petualangan hidupnya di Inggris! Ada petualangan Nikki bersama teman-temannya menyelidiki akun Twitter yang misterius, mempertemukan salah satu teman Nikki dengan murid baru, sampai traveling bersama ke Singapore bersama keluarganya! Waah, pasti mengasyikkan! Yuk, kita ikuti petualangan kehidupannya di Inggris!
Fairy School 
 Dina,11 thn

Tidak ada alasan bagi Trixie, si Peri Ungu untuk merasa iri atas keriangan teman-teman perinya yang terbang ke sana kemari dengan sayap-sayap mereka yang indah.  Tidak ada alasan juga bagi  Trixie untuk merasa bosan berada di Fairy School.
Trixie memang tidak mungkin bosan berada di Fairy School.  Segala macam sarana bermain dan kesenangan ada di sana.  Trixie hanya merasa heran, kenapa dia belum juga mempunyai sayap seperti peri-peri yang lain.  Kata Mrs. Lavender, seorang peri bisa mendapatkan sayap jika dia berbuat baik dan membantu siapa pun yang membutuhkan.
Hmmm … tapi, semua peri juga tahu kalau Trixie itu peri yang baik.  Jadi, kebaikan apa, dong, yang harus Trixie lakukan untuk mendapatkan sayap?



Beautiful Friendship

Yovie, 11 thn
 Marissa murid baru di SD Smart.  Dia sombong banget.  Bicaranya selalu memakai Bahasa Inggris.  Dia juga selalu merendahkan teman-temannya yang lain di sekolah.
“Mulai hari ini dan seterusnya, aku enggak mau duduk dengan orang yang sombong!” bentak Vinta dengan wajah yang memerah.
“Dasar! Anak enggak tahu sopan santun!” kata Fanda.
“It’s okay! I don’t like you. I don’t wanna sit beside you, Vinta!” balas Marissa dengan wajah merah padam. Kemudian dia pun pergi meninggalkan kelas sambil meneteskan air mata.
Hmmm … bisakah sifat sombong Marissa itu berubah? Bisakah Marissa menjadi bagian dari persahabatan Vero, Vinta, Fanda, dan Firdasari?
Vannesa's Story
ShfiqahAlifia Annisa
Putri Monica meninggal karena menyelamatkan Vannesa yang hampir tertabrak truk. Vannesa berjanji akan mencari pengganti Putri Monica. Akan tetapi, di kota tersebut tidak ada yang mau menjadi putri. Karena itu, Vannesa sendiri yang menggantikan Putri Monica dan semua tugasnya. Hingga suatu hari, sekolah Vannesa kedatangan murid baru, yaitu penulis terkenal bernama Allisa. Siapakah Allisa itu? Apa kaitannya dengan Vannesa? Bagaimana pula suka-duka Vannesa yang menjadi putri baru? Penasaran, kan? Yuk, ikuti kisah Vannesa dengan membaca buku ini!











Petualangan di Gua Ajaib 

 Kensa Syafira Nuha
Tiba-tiba, Falia sudah berada di dalam gua! Di sana, dia bertemu dengan kucing, tikus, kelinci, dan kelelawar yang bisa berbicara. Falia sangat takut. Apalagi dengan tikus! Falia bergegas menuju pintu gua. Dia ingin keluar dari sana. Namun, dia tidak bisa! Hewan-hewan itu menyuruh Falia mencarikan obat untuk raja mereka. Falia semakin takut dan bingung. Apa yang terjadi selanjutnya? Maukan Falia mengabulkan permohonan hewan-hewan itu? Berhasilkah Falia keluar dari gua itu dan berkumpul kembali dengan keluarganya? Baca, yuk, kisahnya di buku ini!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar